3 Jenis Boba yang Biasa Dipakai untuk Bisnis Franchise

3 Jenis Boba yang Biasa Dipakai untuk Bisnis Franchise

3 Jenis Boba yang Biasa Dipakai untuk Bisnis Franchise

3 Jenis Boba yang Biasa Dipakai untuk Bisnis Franchise – Minuman kekinian nampaknya tidak bisa dilepaskan dari toping boba yang bertekstur kenyal. Boba sendiri merupakan bola-bola kecil yang terbuat dari tepung tapioka. Jika kita hanya biasa melihat boba itu satu macam, berupa bola kecil yang kenyal berwana hitam, maka sebenarnya boba miliki banyak jenis dan rasa.

Bisnis franchise akan memiliki perkembangan yang sangat pesat dalam meraup minat pembeli dan tentunya keuntungan bagi pelaku bisnis. Sebab sekarang ini semua orang nampak sedang berusaha menjadi viral. Konten-konten mereka tidak lain berisi kekonyolan hingga review minuman kekinian. Minuman yang hits dan beredar dimasyarakat kita kerap kali menggunakan boba sebagai bahan tambahan dan juga topingnya  slot deposit pulsa .

Bahkan kerap ada yang mencoba-coba meracik minuman ala kedai yang dijumpainya. Namun ada rasa penasaran mengapa rasanya tidak sama dengan yang diracik oleh kedai minuman kekinian? Jawabannya adalah dari takaran bahan dan cara meracik yang kurang tepat, serta yang tidak kalah penting ialah pemilihan boba yang menjadi topingnya. Berikut ini 3 jenis boba yang biasa dipakai untuk bisnis franchise.

Black Boba

Ini jenis boba yang umum digunakan untuk jenis minuman Thai Tea dengan rasa yang lebih menonjolkan teh dibandingkan boba-nya sendiri. Sebab Black Boba memiliki cita rasa yang tidak terlalu manis dan nyaris tawar. Terbuat dari tepung tapioka yang dimasak dengan gula aren atau karamel. Tekstur kenyal yang menambah nikmatnya dari berbagai varian Thai Tea. Warnanya tentu hitam menggoda dan bisa untuk campuran jeis minuman yang lainnya.

Flavored Boba

Boba yang satu ini sedikit memiliki keunikan yang sesuai dengan namanya. Jika Black Boba tidak terlalu manis, maka Flavored Boba memiliki cita rasa yang manis berasal dari proses pembuatannya. Tepung tapioka yang dibuat bulat-bulat seperti Black Boba ini diproses dengan pencapuran sirup beraneka ragam rasa. Rasa yang dipilih harus sesuai dengan menu minuman utamanya. Cocok untuk minuman yang berjenis smoothies.

Popping Boba

Boba yang satu ini sebenarnya adalah boba yang tawar, tapi dia menjadi manis dan berasa aneka sirup. Sebab dalam penyimpanan setelah dimasak, boba ini diletakkan di dalam wadah yang telah ada sirup atau perasa lainnya. Proses ini seperti perendaman yang nantinya akan membuat boba memiliki aneka ragam rasa yang perlu disesuaikan dengan minuman utamnya. Teksturnya tidak terlalu kenyal dan lebih ringan.

Itulah 3 jenis boba yang biasa dipakai untuk bisnis franchise yang bisa dijadikan refrensi untuk kita semua. Baik digunakan untuk mencoba resep baru atau bagi yang berencana membuka franchise. Sangat perlu diperhatikan untuk membuat minuman kekinian yang nikmat dengan boba yang tepat. Selamat mencoba berkreasi dengan boba dan mulai bangun bisnis franchise dengan brand sendiri.

Share Button

Cara Mencari Peluang dan Memanfaatkannya menjadi Kesempatan Berbisnis

Bagi orang awam, memulai bisnis sendiri merupakan suatu hal yang cukup sulit. Seperti halnya seorang pemula dalam berbagai bidang lainnya, tentunya menjalankan bisnis sendiri memberikan beban tersendiri yang bahkan dapat menggagalkan rencana ini sedari awal.

Utamanya, kita harus tahu terlebih dahulu jenis bisnis apa yang ingin coba dijalankan, misalnya mencakup aspek-aspek di bidang apa bisnis itu bergerak, seberapa besar bisnis itu ingin menjangkau konsumen, hingga cara mengatur keuangan sebelum, selama dan setelah bisnis itu sendiri berlangsung.

Memiliki mimpi dan modal saja tidak cukup. Ya, memulai bisnis sendiri harus disertai juga dengan kemampuan untuk mengelolanya dengan baik, serta komitmen untuk terus mengembangkannya hingga mencapai level yang diinginkan.

Kebanyakan pengusaha dengan bisnis yang tergolong sukses memulai perjalanan mereka dengan kemampuan memahami potensi diri sendiri, serta peluang apa yang dapat dimanfaatkan dari sekitar. Nah, ketika Anda cukup jeli untuk menggabungkan faktor internal dan eksternal tersebut, Anda bisa bersiap untuk segera melakoni peluang usaha menjadi bisnis yang menguntungkan.

Cara Mencari Dan Memanfaatkan Peluang Bisnis

Sebagai permulaan, merasa bingung dan ragu adalah wajar dalam melakoni sebuah bisnis. Tetapi, sebelum berpikiran terlalu jauh, ada baiknya Anda cermati dulu cara-cara berikut ini yang semoga dapat membantu Anda dalam mencari dan memanfaatkan beragam peluang bisnis untuk dijadikan sesuatu yang menguntungkan.

  • Berkaca pada diri sendiri

Seperti yang tadi sudah sempat disebutkan, mulailah dengan melihat apa yang bisa Anda tawarkan dari diri Anda sendiri terlebih dahulu. Melihat peluang usaha, serta memanfaatkan sesuatu yang Anda telah kuasai tentunya akan lebih memudahkan Anda dalam menjalankan sebuah operasi bisnis. Gali potensi Anda, lalu olah bakat dan minat Anda menjadi hal spesial dalam berbisnis.

  • Melihat ke sekitar

Setelah mencari apa yang bisa diberikan dari diri Anda sendiri, sudah saatnya untuk turut melihat dan mengembangkan potensi yang tersimpan di sekeliling Anda. Hal ini bisa berkaitan dengan pemilihan lokasi berbisnis Anda pula, jadi pastikan untuk melakukan survei secara tepat. Dari survei ini, Anda bisa menemukan macam kebutuhan yang menanti solusi, atau lokasi terbaik untuk membuka bisnis Anda nantinya.

  • Menjajal bisnis yang sedang tren

Berbisnis dengan mengikuti tren saat ini, kenapa tidak? Dapat dikatakan, inilah peluang usaha yang paling mudah bisa Anda tekuni karena tersedianya pasar dan kemungkinan keuntungan yang lebih besar. Anda bisa mencari referensi dari lingkungan terdekat, atau menambahkan ide-ide dari laman internet. Kembangkan bidang usaha yang sedang ngetren, baik dari bidang kuliner, fashion hingga jasa. Anda juga bisa memanfaatkan platform populer sebagai senjata bisnis tersebut.

  • Ciptakan kesempatan kerja sama

Guna menjalankan bisnis dengan lancar, serta memperbesar kesempatan untuk meraup keuntungan secara lebih masif, Anda disarankan untuk mengajak rekan bekerja sama, atau menjadi mitra bisnis usaha yang telah ada. Intinya, hasil dari kerja sama ini harapannya dapat bernilai positif, baik dari segi membentuk branding, hingga melariskan dagangan atau jasa Anda.

  • Buat sesuatu yang baru

Menindaklanjuti pembasahan sebelumnya mengenai kebutuhan di sekitar Anda yang belum ada solusinya, inilah saatnya bagi Anda untuk hadir di tengah kekosongan tersebut. Maka dari itu, pintar-pintarlah untuk menemukan celah itu, lalu cobalah untuk menjalankan bisnis yang hadir sebagai sesuatu yang baru, bersifat solutif, memberikan modifikasi dari sesuatu yang telah ada, atau gabungan dari kesemua elemen itu.

  • Berani ambil risiko

Nah, persiapan yang telah Anda jalani tentu tidak akan berarti jika Anda hanya menunggu dan tidak kunjung memulai. So, action! Beranilah untuk bergerak dan mengambil keputusan. Memang, butuh waktu yang tepat untuk, pada akhirnya, mengalokasikan modal Anda hingga meluangkan waktu Anda untuk fokus pada kegiatan ini. Tapi, itulah inti dari menjajal bisnis sendiri. Jika Anda sudah berhasil membuka bisnis ini, Anda bisa memahami kemudian prospek yang kiranya dapat diperoleh selama bisnis beroperasi.

Mencari dan memanfaatkan peluang untuk bekal berbisnis memang membutuhkan banyak hal, antara lain skill, pengalaman dan kesempatan. Cermati tips cara-cara di atas, dan semoga keputusan Anda untuk berbisnis membuahkan hasil manis kemudian.

Share Button

Tips Aman Bertransaksi secara Digital di Tengah Pandemi

Tercatat pada Juli 2020 lalu, Bank Indonesia menemukan pertumbuhan nilai transaksi berbasis elektronik yang menguat lebih dari 24%. Lebih lanjut, pertumbuhan yang tinggi juga ditemukan pada nilai transaksi menggunakan aplikasi perbankan digital, yaitu hingga lebih dari 38%.

Fenomena tersebut terjadi bukan tanpa alasan. Hidup di tengah masa pandemi seperti sekarang ini telah sedikit banyak mengubah gaya hidup dan perilaku kita. Salah satu aktivitas yang sangat nyata perbedaannya sekarang adalah memutuskan untuk berbelanja online lebih sering dibandingkan dengan berbelanja offline atau secara konvensional. Pembatasan jarak dan kegiatan masyarakat yang dilakukan di laur rumah mendorong orang untuk mulai melakukan transaksi berbasis digital, hingga lambat laun menjadikannya kebiasaan pula.

Tips Bertransaksi Digital Selama Pandemi

Menyadari peningkatan signifikan yang terjadi di sektor online, serta penggunaan platform keuangan dan transaksi berbasis digital, kita harus turut meningkatkan kewaspadaan agar dapat menikmati pengalaman mudah ini secara lebih aman dan nyaman. Melansir tips yang dibagikan sendiri oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Indonesia, berikut tiga tips utama bertransaksi secara tepat melalui akses online selama masa pandemi masih berlangsung:

  1. Hindari menggunakan koneksi publik

Sesuai dengan namanya, transaksi yang dilakukan berdasarkan prinsip digital menitikberatkan pada akses ke laman maya menggunakan koneksi internet pula. Terdapat dua variasi koneksi internet yang umum kita gunakan saat ini, yaitu koneksi pribadi dan koneksi umum, baik dalam bentuk paket data maupun Wifi.

OJK menyarankan bagi masyarakat untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan koneksi yang bersifat publik, baik untuk akses melalui paket data atau Wifi. Hal ini tidak lain guna mencegah adanya risiko tinggi akan pencurian data. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan koneksi internet yang aman, yaitu paket data pribadi atau Wifi lokal.

Selanjutnya, memantau setiap notifikasi yang diterima dari setiap transaksi juga bersifat penting. Jika ada notifikasi atas sebuah transaksi yang tidak diketahui atau mencurigakan, segera laporkan ke pihak bersangkutan atau lembaga-lembaga keuangan terkait.

  1. Berbelanja di laman terpercaya

Seperti yang tadi sudah disebutkan, salah satu kejadian yang umum dijumpai di saat masa pandemi seperti sekarang ini adalah berbelanja secara online, misalnya karena alasan pembatasan aktivitas maupun efisiensi pengalaman belanja yang memang ditawarkan dari cara seperti ini. Yang harus diperhatikan kemudian adalah tempat berbelanjanya.

Pastikan, Anda hanya berbelanja di situs atau platform yang terpercaya. Dewasa ini, banyak alternatif yang dapat dijadikan tempat berbelanja, mulai dari platform e-commerce, situs perusahaan, laman pribadi, atau aplikasi transportasi dan belanja online.

Untuk memudahkan Anda dalam memilih tempat berbelanja, Anda bisa langsung menuju tempat-tempat yang memang sudah memiliki reputasi baik sebagai sarana berbelanja online, atau hanya mengunjungi laman yang bersifat resmi. Tentunya, tempat-tempat terpercaya akan memberikan kesempatan bertransaksi bebas penipuan dan mampu bertanggung jawab untuk segala ketidaknyamanan Anda.

  1. Rutin mengganti identitas online

Anda tentu sudah tahu bahwa transaksi yang dilakukan di laman maya, atau menerapkan sistem online atau digitalisasi, akan sarat dengan ketentuan yang meliputi, antara lain, kepemilikan akun, serta identitas untuk dapat menggunakan akun tersebut. Secara umum, seseorang harus memiliki akun dan kata sandi guna dapat turut memanfaatkan pengalaman bertransaksi secara digital.

Jika Anda termasuk yang cukup sering melakukan belanja atau transaksi secara digital, Anda sangat disarankan untuk mengganti kata sandi secara rutin. Usahakan pula untuk menggunakan kata sandi dengan keamanan yang kuat agar membantu Anda terhindar dari bahaya pembobolan akun oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Termasuk ketika Anda memiliki sejumlah akun di tempat berbeda untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan online Anda. Kewajiban mengganti kata sandi secara rutin juga sebisa mungkin dibarengi dengan pemilihan kata sandi yang dibedakan untuk tiap akunnya. Pada akhirnya, pastikan Anda tidak pernah memberitahukan kata sandi, PIN, OTP, atau komponen kredensial lainnya pada orang lain, apalagi pihak-pihak yang tidak dikenal. Simpan kata sandi secara tertutup, namun cobalah untuk merekam jejak digital Anda sebagai bukti setiap transaksi.

Tips tadi dapat Anda lakukan baik ketika masih berada di masa pandemi atau di kemudian hari pada kesempatan-kesempatan biasanya. Selain menerapkan ketiga tips dari OJK di atas, berikut beberapa hal yang bisa menambah kewaspadaan Anda selama melakukan transaksi digital:

  • Memastikan kembali kredibilitas tempat berbelanja

Anda bisa meminta rekomendasi, atau mencari informasi yang mendukung tentang tempat-tempat yang bisa Anda kunjungi untuk berbelanja online.

  • Jangan tergiur harga murah

Maraknya diskon atau promo yang ditawarkan jangan sampai membuat Anda lupa diri, hingga terpancing dan terjerumus ke lubang penipuan.

  • Buat salinan akan data pribadi dan informasi finansial Anda sendiri di tempat yang aman untuk membantu Anda ketika sewaktu-waktu lupa.
Share Button

Strategi Terus Membangun Bisnis di Tengah Pandemi

Adanya pandemi seperti sekarang ini membuat tak sedikit aktivitas bisnis terhambat. Di sisi lain, ada secercah harapan dan motivasi untuk memulai bisnis sebagai bentuk adaptasi dan solusi berbagai kesulitan yang dihadapi berbagai kalangan masyarakat di saat seperti ini. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah, bagaimana terus membangun bisnis di tengah masa pandemi?

Tanpa adanya pandemi pun, memulai bisnis bukan suatu kegiatan yang dapat dilakukan secara asal-asalan. Butuh waktu, tenaga dan banyak pertimbangan untuk mendukung kesuksesan jalannya bisnis. Tetapi, mengingat berubahnya kebutuhan dan gaya hidup masyarakat semenjak adanya pandemi ini juga memberikan sebuah inspirasi untuk menjadi sesuatu yang bersifat dibutuhkan banyak orang. Di keadaan semacam ini, justru membuka bisnis dapat menjadi pilihan yang tepat untuk sejumlah alasan.

Utamanya, sadarilah bahwa sedikit banyak pola hidup masyarakat, termasuk kita, telah berubah. Berangkat dari kesadaran itulah kita bisa muncul dengan memanfaatkan beragam peluang usaha yang ada. Memang, menjalankan bisnis tetap diiringi dengan beberapa tantang dan risiko, di saat pandemi maupun di waktu lainnya. Maka dari itu, Anda tetap harus benar-benar bersiap jika ingin coba memulai bisnis, serta mengutamakan pemikiran yang matang selama hendak membuat keputusan terkait hal ini.

Strategi Berbisnis Di Tengah Pandemi

Apa sajakah yang bisa Anda lakukan untuk terus membangun bisnis, bahkan di tengah pandemi? Kami telah membuat daftarnya untuk Anda.

  • Memastikan kondisi finansial

Strategi yang pertama untuk memulai bisnis di tengah pandemi adalah memastikan kondisi finansial terlebih dahulu. Hal yang harus dilakukan sebelum bertindak terlalu jauh adalah memeriksa kondisi finansial, apakah sanggup untuk mendukung keperluan modal, biaya operasionalisasi, perawatan, dan lain sebagainya. Sebagai referensi, Anda harus mengeluarkan sejumlah biaya tertentu, baik untuk bisnis offline maupun online.

  • Melakukan analisis pasar

Strategi selanjutnya adalah menganalisa pasar, yaitu dari segi peluang bisnis hingga karakteristik calon konsumen. Menurut data terkini, kebiasaan orang untuk berbelanja secara online kian meningkat. Hal tersebut dapat menjadi acuan Anda untuk coba memulai bisnis. Dalam waktu seperti ini, produk kesehatan, misalnya, bersifat sangat penting dan dibutuhkan. Tetapi, perlu diingat bahwa sesuatu yang sedang populer membuat Anda memiliki banyak pesaing. Jadi, cobalah untuk memodifikasi bisnis secermat yang Anda bisa sesuai analisis dan evaluasi ini.

  • Membuat target

Target dalam berbisnis dapat membuat Anda terdorong untuk terus menjalankan kegiatan ini. Walaupun begitu, target yang dibuat juga harus spesifik, serta mungkin untuk dicapai, sehingga Anda memiliki gambaran terfokus dalam menjalankan bisnis kelak. Awali dengan mengetahui jenis bisnis apa yang ingin Anda hadirkan, lalu tuliskan target pasar dan kemungkinan kompetitor. Jangan lupa untuk sekaligus memasukkan strategi dan rencana pengelolaan bisnis Anda nantinya.

  • Memanfaatkan sumber daya yang ada

Pada akhirnya, tentukan dengan bijak perihal suplai dan prosedur pengolahan barang dengan hasil yang paling memuaskan. Jika bisnis Anda bergerak di bidang jasa atau layanan, selalu berikan yang terbaik karena hanya bisnis berkualitas lah yang akan membuat pelanggan setia. Sedikit catatan, bisnis yang kian berkembang tentu akan membutuhkan lebih banyak pekerja. Jadi, pertimbangkan pula untuk menambah tenaga teknis jika memang dibutuhkan, serta selalu menggunakan SDM yang mumpuni untuk mendukung bisnis Anda.

Melihat pergerakan bisnis zaman sekarang, Anda sangat disarankan untuk memaksimalkan kehadiran akses dan platform online untuk berbisnis. Dengan mengikuti strategi di tas, harapannya Anda bisa berhasil berbisnis di tengah pandemi.

Share Button

Mengenal Peluang Usaha yang Menjanjikan Omzet Besar

Dewasa ini, inspirasi peluang usaha dapat ditemukan dari mana saja. Tak hanya itu, berbagai peluang usaha juga bisa dimanfaatkan menyesuaikan dengan keinginan dan kemampuan diri sendiri. Kabar baiknya, banyaknya peluang usaha di zaman modern seperti sekarang ini cukup menguntungkan, hingga mampu menjanjikan omzet yang besar.

Sebagai referensi, salah satu peluang usaha yang bisa dijajal oleh berbagai kalangan adalah peluang usaha rumahan. Walaupun terkesan mudah, menjalankan bisnis ini juga butuh pertimbangan yang matang. Peluang usaha rumahan sendiri merupakan alternatif bisnis yang dijalankan dari rumah saja. Istilah rumahan juga sering dikaitkan dengan skala penjualan, serta lahan properti yang lebih bersifat sederhana. Utamanya, menjalankan bisnis rumahan sudah dapat menguntungkan dari segi mempererat hubungan keluarga, serta ajang pembelajaran bersama.

Tips Menjalankan Peluang Usaha Bisnis Rumahan

Saat ini, bisnis rumahan dapat dikatakan sebagai salah satu pilihan tepat untuk mulai menjalankan peluang usaha karena potensinya yang mungkin didirikan, hingga fasilitas dari pemerintah. Agar dapat memaksimalkan peluang ini, berikut adalah tips dasar menjalankan bisnis rumahan:

  • Menghubungkan bisnis dengan minat dan bakat
  • Menentukan visi dan misi
  • Menghitung kebutuhan keuangan sebelum, selama dan setelah beroperasi
  • Menyiapkan strategi pemasaran dan menetapkan keunggulan produk atau layanan
  • Memanfaatkan momen yang tepat untuk mengembangkan bisnis

Peluang Bisnis Rumahan Dalam Memberikan Omzet Besar

Pertanyaan yang kemudian muncul setelah Anda memikirkan untuk membuka sebuah bisnis rumahan adalah, bisakah bisnis rumahan memberikan omzet yang besar dari rangkaian operasionalisasinya? Jawabannya adalah, bisa.

Seperti halnya melakoni bidang lain, menjalankan bisnis rumahan akan menjadi peluang usaha yang menjanjikan omzet besar jika kita memulainya dengan tekad yang bulat dan keseriusan, serta semangat pantang menyerah selama menjalankannya. Tak sedikit, lho, pengusaha yang memulai jajaran bisnisnya dari peluang usaha rumahan. Peluang usaha yang dimulai dari skala rumahan pun telah terbilang bervariasi bagi kalangan masyarakat masa kini, sehingga semuanya masih mungkin untuk meraup keuntungan dari bisnis semacam ini.

Perlu diketahui, salah satu yang memegang peranan terpenting dalam kemajuan bisnis rumahan adalah ketepatan strategi promosi. Di era serba digital seperti sekarang ini, kita bisa melancarkan promosi dari mulut ke mulut, atau memanfaatkan konten kreatif melalui media sosial atau platform online lainnya. Mempromosikan dan membangun citra yang baik di mata publik adalah hal yang penting jika ingin bisnis kita berjalan dengan lancar. Semakin besar usaha promosi kita, akan semakin dikenal pula bisnisnya, sehingga kita bisa menjangkau target pasar dan menindaklanjuti daya beli mereka secara optimal.

Ide Peluang Usaha Yang Menjanjikan Omzet Besar

Banyaknya referensi peluang usaha yang bisa dicoba, mulai dari bisnis rumahan hingga bisnis dengan skala yang lebih masif, terkadang kita malah bingung dalam mengambil keputusan. Sebagai bantuan, Anda bisa mempelajari tips dasar seperti yang telah kami sebutkan tadi. Lalu, untuk menambah ide Anda, berikut adalah sejumlah peluang usaha yang berkemampuan memberikan Anda omzet besar dari operasionalisasinya:

  • Warung sembako
  • Usaha kuliner
  • Jasa kursus atau les
  • Jasa kepenulisan
  • Jasa terjemahan
  • Jahit dan bordir pakaian
  • Desain grafis
  • Afiliasi bisnis
  • Online Shop

Selain beberapa ide tadi, tentunya Anda bisa mencari rekomendasi dan inspirasi lain sebagai permulaan menjalankan peluang usaha dengan hasil omzet yang besar di kemudian hari. Yang pasti, ragam peluang usaha belakangan ini telah menjelma sebagai sumber pendapatan yang stabil, serta opsi menambah penghasilan yang dapat dilakukan dengan banyak manfaat di sela aktivitas sehari-hari. Selamat mencoba!

Share Button

5 Ide Bisnis yang Menguntungkan sebagai Peluang Usaha

Seiring berkembangnya zaman, kebutuhan dan gaya hidup masyarakat juga akan cenderung memiliki perubahan. Terutama di era pandemi, atau transisi ke normal baru, seperti sekarang ini, sejumlah perilaku masyarakat dapat kita rasakan telah mengalami perubahan sebagai bentuk penyesuaian diri terhadap kondisi yang ada. Salah satu perubahan yang sudah cukup banyak ditemui di lingkungan sekitar kita bisa jadi adalah meningkatnya usaha baru dalam skala kecil maupun besar yang coba dijalani oleh berbagai kalangan orang.

Pada dasarnya, munculnya perubahan perilaku dan gaya hidup di kalangan kita akan berbanding lurus dengan bertambahnya peluang usaha baru yang dapat dicoba pula. Seperti yang Anda alami sendiri, gaya hidup baru seperti menjaga jarak dan meningkatkan daya tahan tubuh dari dalam maupun luar sudah dapat menciptakan lahan usaha baru yang bisa dilakukan secara cross-platform, serta di lahan yang kecil hingga besar.

Manfaatkan Peluang Usaha Dari 5 Ide Bisnis Menguntungkan Ini!

Salah satu cara untuk dapat bertahan di masa sulit seperti ini adalah mewujudkan peluang usaha sendiri dengan memanfaatkan ide-ide bisnis yang bisa dikatakan menguntungkan. Bagi Anda yang tengah mencari peluang usaha sebagai sumber pendapatan yang baru, atau sekedar mengisi waktu luang namun ingin sekaligus menambah penghasilan. Berikut telah kami rangkumkan 5 ide bisnis yang menguntungkan untuk dijajal sebagai peluang usaha Anda nantinya:

  1. Usaha makanan

Mengingat makanan, atau pangan, adalah salah satu kebutuhan primer seluruh manusia, ide bisnis utama untuk peluang bisnis yang menguntungkan bagi Anda dalam menjual makanan, baik dalam bentuk segar, beku, dimasak sendiri, atau menjual masakan yang telah jadi.

Pertimbangan lain akan kemungkinan meraup keuntungan dari ide bisnis ini adalah kebiasaan normal baru yang membuat banyak orang mengurangi waktu keluar, sehingga hadirnya bisnis makanan Anda bisa menjadi solusi bagi mereka yang penasaran atau memang mengincar.

  1. Usaha minuman

Selain makanan, ide bisnis menjual minuman juga tak kalah menguntungkan tentunya. Lagi-lagi, bentuk minuman yang Anda tawarkan bisa bervariasi, mulai dari olahan segar atau eksplorasi berbagai bahan minuman yang nikmat. Selain itu, referensi lain yang menguntungkan dari ide bisnis ini adalah usaha minuman sehat. Pandemi penyakit membuat tidak sedikit orang membutuhkan asupan gizi yang lebih mumpuni, sehingga Anda bisa menawarkan berbagai pilihan produk minuman sesuai dengan yang dicari oleh masyarakat.

  1. Usaha catering

Menindaklanjuti ide-ide sebelumnya, Anda juga bisa memulai usaha catering, misalnya dengan beragam menu dan pilihan paket pula. Carilah inspirasi tentang menu dan paketan katering, sehingga Anda bisa bersaing di tengah kompetitifnya peluang usaha saat ini. Sebagai tambahan, Anda bisa mempertimbangkan layanan pengantaran sebagai bentuk meningkatkan kualitas bisnis Anda.

  1. Penyedia jasa

Jika Anda merasa memiliki bakat atau minat yang cukup untuk dibagikan pada orang yang lebih banyak, tidak ada salahnya untuk membuka bisnis berbekal kemampuan Anda sendiri itu. Anda bisa menyediakan jasa terjemahan, kepenulisan, desain, dan lain sebagainya yang bisa juga diselenggarakan secara online melalui berbagai platform modern yang ada.

  1. Berafiliasi dengan toko online

Terakhir, ide yang juga menguntungkan sebagai peluang usaha masa kini adalah bergabung dengan marketplace atau bisnis lain yang tengah berkembang, khususnya dengan menggunakan layanan online untuk setiap transaksinya. Di sini, Anda bisa mendirikan bisnis Anda sendiri di e-commerce, atau berperan menjadi reseller, dropshipper atau distributor sebuah toko online.

Share Button

Cara Tepat Buat Bisnis Bertahan di Tengah Wabah Corona

Wabah virus Corona menimbulkan dampak yang cukup signifikan pada sejumlah sektor dalam kehidupan berbagai kalangan masyarakat. Salah satu sektor yang paling merasakan dampak dari masa pandemi ini, hingga kita harus berbondong-bondong melakukan adaptasi untuk dapat bertahan, adalah sektor ekonomi. Ya, baik pebisnis pemula maupun profesional, nampaknya benar-benar tidak menyangka harus berusaha sekeras mungkin dalam menjaga keutuhan dan keberlangsungan bisnisnya selama pandemi masih berlangsung.

Cara Membuat Bisnis Bertahan Di Tengah Wabah Corona

Selain menerapkan protokol-protokol kesehatan di setiap aspeknya, melakukan antisipasi untuk mencegah penularan antar-pekerja seperti dengan diberlakukannya WFH (Work from Home), terdapat banyak hal lain yang harus dilakukan pebisnis di tengah wabah Corona seperti sekarang ini.

Untuk cara yang tepat sendiri dalam membuat bisnis Anda bertahan di masa seperti ini, berikut kami bagikan pada Anda:

  • Mengontrol kondisi keuangan

Salah satu cara utama untuk membuat bisnis mampu bertahan di masa pandemi atau wabah adalah mengontrol kondisi keuangan. Secara Anda tidak pernah tahu bagaimana Anda bisa terus mendapatkan keuntungan, ada baiknya bagi Anda untuk terlebih dahulu berlaku hemat dengan menekan biaya pengeluaran. Walaupun begitu, pastikan untuk tetap mengutamakan asas produktivitas, sehingga setidaknya Anda bisa mewujudkan kondisi yang seimbang, dan bukan merugikan.

  • Melakukan evaluasi dan adaptasi

Jika dirasa prosedur operasionalisasi bisnis Anda cukup menyulitkan untuk tetap dilakukan sekarang, tidak ada salahnya untuk mengevaluasi dan menilik kembali jenis atau model bisnis apa yang kiranya mungkin untuk dilaksanakan secara efektif dalam waktu belakangan ini. Lebih lanjut, bentuk adaptasi yang kemudian bisa Anda lakukan adalah mempertimbangkan untuk menggunakan bahan-bahan lokal, menyediakan kurir pengiriman, serta menerapkan metode pembayaran berbasis digital atau online selain tunai.

  • Melakukan restrukturisasi SDM

Lagi-lagi, menjalankan bisnis di masa sulit seperti ini dapat berarti bagi membuat keputusan yang berat juga bagi para pelaku bisnis. Usahakan untuk tetap mengamankan setiap lapis SDM di waktu seperti ini, tetapi menimbang adanya restrukturisasi SDM juga dapat dilirik ketika kondisi keuangan, operasional dan lain-lain sudah tidak memungkinkan lagi. Alternatif yang bisa Anda coba adalah mengurangi gaji pegawai, merumahkan sejumlah pegawai, hingga mengurangi jumlah pegawai.

  • Menyesuaikan strategi pemasaran

Seperti yang Anda tahu sendiri, opsi dalam melancarkan strategi pemasaran dapat dilakukan dengan cara offline maupun online. Dengan menyadari situasi yang banyak membatasi aktivitas Anda seperti ini, inilah saat yang tepat bagi Anda untuk mulai mempelajari, merancang dan mengaplikasikan variasi strategi pemasaran yang utamanya memanfaatkan prinsip online. Anda bisa merambah platform e-commerce, atau membagikan konten kreatif melalui beragam platform digital khas masa kini. Sebagai referensi lain, Anda juga bisa menambahkan bisnis ke dalam afiliasi bisnis besar lainnya.

  • Mencari jalan keluar darurat

Sebuah bisnis dapat dikatakan sehat jika telah dilengkapi dengan adanya dana darurat sejak awal-awal masa operasionalisasinya. Di waktu sulit seperti inilah Anda bisa memanfaatkan dana darurat untuk mendukung akomodasi kepentingan-kepentingan yang bersifat mendesak pula. Jika memang terpaksa untuk menyelamatkan bisnis Anda dalam sekali jalan, Anda bisa menggabungkan penggunaan dana darurat dengan hasil penjualan barang-barang pribadi atau perusahaan yang tak terpakai. Dengan catatan, lakukan penyesuaian terhadap kebutuhan lain pula.

  • Menjaga hubungan baik dengan pelanggan

Salah satu aspek yang tidak kalah penting untuk diupayakan keberlangsungannya dalam melakoni bisnis di tengah pandemi adalah menjaga hubungan baik antara Anda, perusahaan dan pelanggan Anda. Tentunya, Anda bisa menggunakan aplikasi per pesanan untuk terus mempertahankan citra baik dengan pelanggan yang terdapat dalam data perusahaan. Bentuk perhatian seperti ini bertukar pesan, atau pemberian hadiah atau pengalaman belanja yang lebih spesial, dapat membangun jalinan yang kuat, sehingga loyalitas dapat terjamin dengan pasar yang sudah ada.

  • Mempelajari hal baru di waktu luang

Di tengah wabah seperti ini, di mana kita lebih banyak menghabiskan waktu di rumah saja, sehingga kemungkinan untuk memiliki waktu luang yang lebih banyak juga terbuka lebar, Anda sangat disarankan untuk mempelajari hal baru dalam berbisnis di sela-sela kesibukan. Dalam hal ini, Anda bisa memperdalam pengetahuan mengenai manajemen bisnis, pemasaran, keuangan, hingga meningkatkan motivasi sebagai seorang entrepreneur. Manfaat dari hal ini tentu saja adalah bekal untuk mengembangkan bisnis Anda di masa yang akan datang.

Pada akhirnya, kunci dari setiap pelaku bisnis yang ingin bertahan di tengah wabah Corona saat ini adalah mampu beradaptasi. Penting sifatnya bagi Anda untuk mampu menyesuaikan diri, baik dalam hal memulai bisnis maupun menjaga keutuhan bisnis yang telah dijalankan.

Selama wabah ini masih berlangsung, utamakan untuk menjaga kesehatan Anda dan SDM Anda terlebih dahulu, kemudian mendayagunakan sarana dan peluang lainnya yang masih bisa Anda temukan. Selain bisa mempertahankannya sekarang, bukan tidak mungkin Anda akan mampu meningkatkan kualitas dan operasionalisasi bisnis Anda ini kelak.

Share Button